Izin Kunjungan

PERSYARATAN PERPANJANGAN IZIN KUNJUNGAN

Dasar Hukum :

Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 27 Tahun 2014 tentang Prosedur Teknis Pemberian, Perpanjangan, Penolakan, Pembatalan dan Berakhirnya Izin Tinggal Kunjungan, Izin Tinggal Terbatas, dan Izin Tinggal Tetap Serta Pengecualian dari Kewajiban memiliki Izin Tinggal.

Persyaratan :

  1. Permohonan perpanjangan Ijin Kunjungan diajukan oleh orang asing yang bersangkutan dan atau sponsornya paling cepat 14 (empat belas) hari dan paling lambat pada hari kerja sebelum jangka waktu izin kunjungan berakhir kepada Kepala Kantor Imigrasi Setempat dengan mengisi formulir yang telah ditentukan;
  2. Surat sponsor dan jaminan yang ditujukan kepada Kepala Kantor Imigrasi;
  3. Identitas Sponsor (KTP);
  4. Fotokopi dan asli dari Paspor kebangsaan atau dokumen perjalanan serta bukti Ijin Kunjungan yang sah dan berlaku;
  5. Mempunyai tiket kembali (Return Ticket) atau tiket untuk melanjutkan ke negara lain;
  6. Tidak termasuk dalam daftar cegah-tangkal
  7. Untuk perpanjangan pertama orang asing wajib datang untuk dilakukan wawancara, pengambilan data biometrik foto dan sidik jari;

Keterangan :

  1. Izin Tinggal kunjungan bagi Orang Asing yang masuk ke wilayah Indonesia dengan Visa Kunjungan diberikan oleh Pejabat Imigrasi di Tempat Pemeriksaan Imigrasi;
  2. Permohonan Izin Tinggal kunjungan bagi anak yang lahir di Wilayah Indonesia dari orang tua pemegang Izin Tinggal kunjungan diajukan kepada Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk pada Kantor Imigrasi yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal yang bersangkutan;
  3. Perpanjangan Izin Tinggal Kunjungan diberikan oleh Kepala Kantor Imigrasi yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal orang asing;
  4. Perpanjangan Izin Kunjungan diberikan paling banyak 4 (lima) kali berturut-turut dengan setiap kali perpanjangan untuk jangka waktu 30 (tiga puluh) hari;