Izin Tinggal Tetap

PERSYARATAN PENERAAN DAN PERPANJANGAN IZIN TINGGAL TETAP

Dasar Hukum :

Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 27 Tahun 2014 tentang Prosedur Teknis Pemberian, Perpanjangan, Penolakan, Pembatalan dan Berakhirnya Izin Tinggal Kunjungan, Izin Tinggal Terbatas, dan Izin Tinggal Tetap Serta Pengecualian dari Kewajiban memiliki Izin Tinggal.

  1. Persyaratan Umum :
  2. Formulir permohonan;
  3. Surat penjaminan dari Penjamin;
  4. Surat keterangan domisili;
  5. Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya;
  6. Surat kuasa bermaterai cukup dalam hal permohonan diajukan melalui kuasa.
  7. Izin Tinggal Tetap dapat diberikan kepada :
  8. Orang Asing pemegang Izin Tinggal Terbatas sebagai rohaniawan, pekerja, investor dan lanjut usia;
  9. Keluarga karena perkawinan campuran;
  10. Suami, Istri dan atau anak dari Orang Asing pemegang Izin Tinggal Tetap; dan
  11. Orang Asing eks warga negara Indonesia dan eks subjek anak berkewarganegaraan ganda Republik Indonesia;
  12. Eks subjek anak berkewarganegaraan ganda Republik Indonesia yang memilih kewarganegaraan asing;
  13. Anak yang lahir di Indonesia dari Orang Asing pemegang Izin Tinggal Tetap; dan
  14. Warga Negara Indonesia yang kehilangan kewarganegaraan Indonesia di wilayah Indonesia;
  15. Izin Tinggal Tetap sebagaimana dimaksud huruf a s.d d diberikan melalui alih status;
  16. Izin Tinggal Tetap sebagaimana dimaksud huruf e s.d g diberikan langsung tanpa melalui alih status.
  17. Persyaratan khusus :
  18. Selain melampirkan persyaratan umum, permohonan Izin Tinggal Tetap bagi anak yang lahir di Indonesia dari Orang Asing pemegang Izin Tinggal Tetap diajukan oleh ayah atau ibu atau penjamin ayah atau ibu dengan melampirkan :
  • Akta Kelahiran yang dikeluarkan oleh pejabat yang berwenang atau surat keterangan kelahiran anak dari rumah sakit;
  • Akta Perkawinan Surat Kawin orang tua;
  • Kartu Izin Tinggal Tetap orang tua; dan
  • Surat Keterangan Lapor Lahir yang dikeluarkan oleh Kantor Imigrasi.
  1. Selain melampirkan persyaratan umum, permohonan Izin Tinggal Tetap bagi eks anak berkewarganegaraan ganda Republik Indonesia yang memilih menjadi warga negara asing dan bertempat tinggal di wilayah Indonesia diajukan oleh ayah atau ibu warga negara Indonesia dengan melampirkan :
  • Pernyataan Integrasi;
  • Bukti pengembalian Paspor bagi yang memiliki;
  • Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia mengenai Pencabutan Kewarganegaraan Republik Indonesia berdasarkan Pasal 41 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia bagi yang memiliki; dan
  • Bukti pencabutan Kartu Fasilitas Keimigrasian.
  1. Selain melampirkan persyaratan umum, permohonan Izin Tinggal Tetap bagi eks anak berkewarganegaraan ganda Republik Indonesia yang tidak meimilih salah satu kewarganegaraan yang bertempat tinggal di wilayah Indonesia diajukan oleh ayah atau ibu warga negara Indonesia dengan melampirkan :
  • Pernyataan Integrasi;
  • Surat Keterangan tempat tinggal Orang Asing yang bersangkutan;
  • Bukti Pencabutan Paspor bagi yang memiliki;
  • Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia mengenai Pencabutan Kewarganegaraan Republik Indonesia berdasarkan Pasal 41 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia bagi yang memiliki;
  • Bukti Pencabutan Fasilitas Keimigrasian;
  • Surat Persetujuan Direktur Jenderal Imigrasi.
  1. Selain melampirkan persyaratan umum, permohonan Izin Tinggal Tetap bagi eks warga negara Indonesia yang kehilangan kewarganegaraan Indonesia di wilayah Indonesia dan tinggal di wilayah Indonesia diajukan oleh penjamin dengan melampirkan :
  • Pernyataan Integrasi;
  • Surat penjaminan dari penjamin;
  • Surat Keterangan tempat tinggal Orang Asing yang bersangkutan;
  • Bukti yang menunjukkan pernah menjadi warga negara Indonesia, berupa akta kelahiran, ijazah, kartu tanda penduduk warga negara Indonesia atau Dokumen Perjalanan Republik Indonesia; dan
  • Paspor Kebangsaan yang sah dan masih berlaku.
  1. Permohonan pemberian Izin Tinggal Tetap bagi Eks subjek anak berkewarganegaraan ganda Republik Indonesia yang memilih kewarganegaraan asing, Anak yang lahir di Indonesia dari Orang Asing pemegang Izin Tinggal Tetap dan Warga Negara Indonesia yang kehilangan kewarganegaraan Indonesia di wilayah Indonesia diajukan dalam waktu paling lama 14 (empat belas) hari terhitung :
  • Tanggal kelahiran bagi anak berkewarganegaraan asing yang baru lahir di wialayah Indonesia dan pada saat lahir ayah dan atau ibunya pemegang Izin Tinggal Tetap serta tidak dalam perkawinan campuran;
  • Pengembalian Paspor bagi eks subjek anak berkewarganegaraan ganda Republik Indonesia yang memilih kewarganegaraan asing yang bertempat tinggal di wilayah Indonesia;
  • Berusia 21 (dua puluh satu) tahun bagi eks anak berkewarganegaraan ganda Republik Indonesia yang tidak memilih salah satu kewarganegaraan dan bertempat tinggal di wilahay Indonesia;
  • Terjadinya peristiwa hukum yang mengakibatkan kehilangan kewarganegaraan Indonesia bagi warga negara Indonesia yang tinggal di wilayah Indonesia.
  • Dalam hal permohonan melebihi waktu 14 (empat Belas) hari yang diberikan, pemberian Izin Tinggal Tetap dilaksanakan setelah dilakukan pemeriksaan dan mendapatkan persetujuan Direktur Jenderal Imigrasi yang dituangkan dalam berita acara pemeriksaan dan berita acara pendapat.
  1. Izin Tinggal Tetap dapat diperpanjang untuk jangka waktu tidak terbatas berdasarkan permohonan;
  2. Permohonan perpanjangan diajukan paling cepat 3 (tiga) bulan dan paling lambat pada hari kerja sebelum tanggal jangka waktu Izin Tinggal Tetap berakhir;
  3. Izin Tinggal Tetap berakhir karena pemegangnya :
  • Meninggalkan wilayah Indonesia lebih dari 1 (satu) tahun atau tidak bermaksud masuk kembali ke wilayah Indonesia;
  • Tinggal melakukan perpanjangan setelah 5 (lima) tahun;
  • Memperoleh kewarganegaraan Indonesia;
  • Izinnya dibatalkan oleh Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk;
  • Dikenai tindakan deportasi; dan
  • Meninggal dunia.