Paspor Calon Jamaah Haji

PERSYARATAN PERMOHONAN PASPOR BAGI CALON JAMAAH HAJI :

Dasar Hukum :

  1. Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor;
  2. Peraturan Direktur Jendral Imigrasi Nomor IMI-1081.IZ.03.10 Tahun 2011 Tentang Penerbitan Paspor Biasa bagi Calon Jemaah Haji;
  3. Surat Edaran Direktur Jenderal Imigrasi Nomor IMI.1-0789.GR.01.01 Tahun 2014 tentang Persyaratan Permohonan Paspor Biasa Bagi Calon Jamaah Haji.

Ketentuan Umum :

  1. Bagi Calon Jemaah Haji diterbitkan paspor biasa 48 Halaman;
  2. Calon Jemaah Haji yang telah memiliki paspor dan masih berlaku, minimal paspor tersebut masih mempunyai masa berlaku paling sedikit 6 bulan terhitung saat hari keberangkatan;
  3. Pengajuan permohonan dapat dilakukan secara perorangan atau kolektif yang dikoordinir oleh Kantor Kementrian Agama;
  4. Nama Calon Jemaah Haji yang tercantum pada paspor paling sedikit 3 kata. Jika nama Calon Jemaah kurang dari 3 kata maka ditambahkan nama Ayah dan/atau nama kakek.

Persyaratan Permohonan Paspor :

Permohonan Baru:

  1. Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku
  2. Kartu Keluarga
  3. Akte Kelahiran, Surat Nikah, atau Surat keterangan Kepala Kantor Kementrian Agama di provinsi/kabupaten/kota setempat atau Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang berisi identitas jemaah haji
  4. Surat rekomendasi Kepala Kantor Kementerian Agama di Kabupaten/ Kota setempat

Penggantian:

  1. Persyaratan sama dengan Paspor Baru ditambah dengan melampirkan Paspor Lama.