Penggantian Paspor

PERSYARATAN PERMOHONAN PENGGANTIAN PASPOR :

Dasar Hukum :

Peraturan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor 8 Tahun 2014 tentang Paspor Biasa dan Surat Perjalanan Laksana Paspor

  1. Penggantian paspor biasa dilakukan jika :
  2. Masa berlakunya akan atau telah habis;
  3. Halaman penuh;
  4. Hilang;
  5. Rusak.
  6. Permohonan penggantian Paspor biasa sebagaimana dimaksud dalam poin 1 huruf a dan huruf b dapat diajukan secara langsung oleh pemohon dengan mengisi aplikasi data dan melampirkan persyaratan:
  7. Kartu tanda penduduk yang masih berlaku;
  8. Kartu keluarga;
  9. akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis;
  10. surat pewarganegaraan Indonesia bagi Orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  11. surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama; dan
  12. Paspor Lama.
  13. Permohonan penggantian Paspor biasa sebagaimana dimaksud dalam poin 1 huruf d dapat diajukan secara langsung oleh pemohon setelah pembuatan berita acara pemeriksaan dan mendapat persetujuan Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk dengan mengisi aplikasi data dan melampirkan persyaratan:
  14. Kartu tanda penduduk yang masih berlaku;
  15. Kartu keluarga;
  16. akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis;
  17. surat pewarganegaraan Indonesia bagi Orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  18. surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama; dan
  19. Paspor Lama.
  20. Permohonan penggantian Paspor biasa sebagaimana dimaksud dalam poin 1 huruf c diajukan secara langsung oleh pemohon setelah pembuatan berita acara pemeriksaan dan mendapat persetujuan Kepala Kantor Imigrasi atau Pejabat Imigrasi yang ditunjuk dengan mengisi aplikasi data dan melampirkan persyaratan:
  21. Surat lapor kehilangan dari kepolisian setempat;
  22. Kartu tanda penduduk yang masih berlaku;
  23. Kartu keluarga;
  24. akta kelahiran, akta perkawinan atau buku nikah, ijazah, atau surat baptis;
  25. surat pewarganegaraan Indonesia bagi Orang asing yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui pewarganegaraan atau penyampaian pernyataan untuk memilih kewarganegaraan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  26. surat penetapan ganti nama dari pejabat yang berwenang bagi yang telah mengganti nama; dan
  27. Dalam hal Kepala Kantor Imigrasi menyetujui penggantian Paspor biasa, Pejabat Imigrasi mengeluarkan penggantian Paspor biasa;
  28. Dalam hal dari hasil pemeriksaan diperoleh petunjuk Paspor biasa hilang atau rusak  sebagaimana dimaksud dalam poin 1 huruf c dan huruf d disebabkan karena:
  29. Musibah yang dialami oleh yang bersangkutan antara lain kebakaran, kebanjiran dan gempa bumi, dapat diberikan penggantian langsung;
  30. Ditemukan adanya unsur kekurang hati-hatian dan terjadinya kehilangan di luar kemampuan pemegang Paspor biasa, diberikan penggantian Paspor biasa;
  31. Ditemukan adanya unsur kecerobohan atau kelalaian disertai alasan yang tidak dapat diterima, pemberian Paspor biasa dapat ditangguhkan paling sedikit 6 (enam) bulan sampai dengan paling lama 2 (dua) tahun.
  32. Penggantian Paspor biasa karena hilang sebagaimana dimaksud pada poin 1 huruf c dikenakan biaya denda sebagai berikut:
  33. Disebabkan karena musibah, dibebaskan dari pengenaan biaya;
  34. Disebabkan karena kecerobohan, dikenakan denda 2 (dua) kali lipat dari biaya Paspor biasa yang hilang.
  35. Pejabat Imigrasi yang ditunjuk dapat menolak permohonan penggantian Paspor biasa apabila Pemohon telah kehilangan kewarganegaraan Republik Indonesia dan/atau telah memperoleh kewarganegaraan lain.

Pemohon mengisi formulir permohonan secara lengkap dengan huruf Kapital dan menggunakan tinta hitam. Keseluruhan persyaratan difotokopi ke dalam ukuran kertas A4 dan dilapirkan bersama berkas asli.

 

PENGGANTIAN PASPOR HILANG

Persyaratan di dalam penggantian Paspor yang hilang secara garis besar adalah sebagai berikut :

  1. Membuat laporan kehilangan paspor kepada Kantor Kepolisian Republik Indonesia (Polsek/Polres) atau pihak yang berwenang apabila anda berada di luar negeri.
  2. Apabila paspor hilang, diminta agar segera melapor ke Kantor Imigrasi dimana pemegang berdomisili untuk meminta penggantian.
  3. Penggantian paspor yang hilang, dilaksanakan setelah melalui Berita Acara Pemeriksaan dan mendapat persetujuan Kepala Kantor Imigrasi.
  4. Apabila dalam pemeriksaan ditemukan adanya unsur kecerobohan atau kelalaian, disertai alasan yang tidak dapat diterima,pemberian paspor dapat ditangguhkan selama 6 (enam) bulan sampai paling lama 2 (dua) tahun.
  5. Apabila paspor hilang/rusak di luar negeri, laporlah segera kepada Perwakilan RI di luar negeri.

Hati-hatilah dalam menyimpan dan menjaga paspor anda, Paspor anda dapat dipergunakan oleh orang lain untuk hal hal yang dapat merugikan anda.

 

Persyaratan :

  1. Sesuai dengan syarat-syarat permohonan paspor;
  2. Laporan Kepolisian tentang kehilangan paspor.

Prosedur :

  1. Proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan;
  2. Proses pembuatan Berita Acara Pendapat;
  3. Keputusan persetujuan/penangguhan oleh Kepala Kantor Imigrasi;
  4. Pengambilan nomor antrian permohonan paspor jika permohonan disetujui;
  5. Membayar biaya paspor hilang sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2014.

 

PENGGANTIAN PASPOR RUSAK

  1. Apabila paspor rusak, diminta agar segera melapor ke Kantor Imigrasi dimana pemegang berdomisili untuk meminta penggantian dengan membawa paspor yang rusak tersebut.
  2. Penggantian paspor yang rusak, dilaksanakan setelah melalui Berita Acara Pemeriksaan dan mendapat persetujuan Kepala Kantor Imigrasi.
  3. Apabila dalam pemeriksaan ditemukan adanya unsur kecerobohan atau kelalaian, disertai alasan yang tidak dapat diterima,pemberian paspor dapat ditangguhkan selama 6 (enam) bulan sampai paling lama 2 (dua) tahun.
  4. Apabila paspor rusak di luar negeri, laporlah segera kepada Perwakilan RI di luar negeri.

Hati-hatilah dalam menyimpan dan menjaga paspor anda, Paspor anda dapat dipergunakan oleh orang lain untuk hal hal yang dapat merugikan anda.

 

Persyaratan :

  1. Sesuai syarat-syarat permohonan paspor;
  2. Melampirkan paspor yang rusak.

Proses BAP :

  1. Proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan;
  2. Proses pembuatan Berita Acara Pendapat;
  3. Keputusan persetujuan/penangguhan oleh Kepala Kantor Imigrasi;
  4. Pengambilan nomor antrian permohonan paspor jika permohonan disetujui;
  5. Membayar biaya paspor hilang sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 45 Tahun 2014.